Hey manis,
kemana hatimu, masihkah dia berada dalam ruang
pilu yang tak pernah peka,,
Kemana hatimu,
masihkah dia berada pada dekapanNya,
Hey kamu,
tidak kah kamu
lupa,, ada Tuhan di hatimu,, atau kau
hendak mengahapusnya,,
Astaghfirullah,,
Tarian jemarimu
semakin memaksamu untuk mengatakannya,,
Bukan kah kau
tak mau kalah telak dengannya,,
Kuatkaan,
kuatkan hatimu,,
Duniamu sunyi,
dengan hiruk pikuk kota yang tak kau sadari,,
Geduh, geduhkan
hatimu dengan namaNya,,
Ah, aapaa ini,, ?
Celotehanmu tidak
berguna sama sekali,,
Biarkan mereka
berbicara,, biarkan mereka tertawa,,
Kamu hanya cukup
berdiam,, dan semoga lebih dekat denganNya,,
Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar